Kegiatan Pengisian ASKI Dorong Tertib Administrasi Kearsipan di Provinsi Papua Barat

Manokwari, 10 Maret 2026 – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat melaksanakan kegiatan pengisian Arsip Pengawasan Kearsipan Internal (ASKI) yang diikuti oleh 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Selasa dan Rabu, 10 dan 11 Maret 2026, di Depo Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat Arfai Manokwari sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengawasan dan tertib pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah daerah.

Kepala Bidang Pengawasan Kearsipan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat, Yan Piet Basna, SE., M.Si, dalam arahannya menyampaikan bahwa pengisian ASKI merupakan langkah penting dalam memastikan pengelolaan arsip berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan bahwa selama ini masih banyak aspek kearsipan yang terlewat atau belum terakomodasi secara maksimal dalam pengelolaan administrasi di masing-masing OPD. Oleh karena itu, melalui pengisian ASKI diharapkan setiap perangkat daerah dapat melakukan evaluasi serta memperbaiki tata kelola arsip yang dimiliki.

Menurutnya, keberadaan arsip memiliki nilai yang sangat penting, bukan hanya sebagai dokumen administrasi pemerintahan, tetapi juga sebagai bukti sejarah. Salah satu contoh yang disampaikan adalah belum tersedianya bukti arsip yang lengkap terkait sejarah masuknya Injil di Tanah Papua, khususnya di Pulau Mansinam.

“Arsip sangat penting karena menjadi bukti sejarah dan pertanggungjawaban. Jika suatu saat arsip hilang atau hangus, maka lembaga kearsipan harus mampu mempertanggungjawabkannya. Oleh karena itu arsip harus dijaga dan dikelola dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan arsip dinamis yang memiliki masa simpan tertentu, seperti 5 hingga 10 tahun, agar tetap terjaga dengan baik dan mudah diakses ketika dibutuhkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya dorongan dan dukungan dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota di Papua Barat untuk memperkuat pengelolaan kearsipan, baik dari sisi kebijakan maupun dukungan anggaran.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan arsip, sehingga daerah ini memiliki bukti sejarah yang kuat dan arsip-arsip penting dapat terjaga dengan baik,” tambahnya.

Kegiatan pengisian ASKI ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya tertib administrasi kearsipan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga pengelolaan dokumen pemerintahan dapat dilakukan secara sistematis, akuntabel, dan berkelanjutan.

Penulis : Rori Manibuy

Foto     : Rori Manibuy


Share :