Kontingen Kalimantan Tengah Tiba di Manokwari, Siap Ikuti Pesparawi Nasional XIV
Media Disarpus_PB – Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah tiba di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, untuk mengikuti pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Kedatangan rombongan disambut langsung melalui prosesi penjemputan resmi yang mewakili Gubernur Papua Barat.
Penjemputan dilakukan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan, SKM., M.MKes, didampingi Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat, bersama pejabat eselon III, eselon IV, serta staf ASN yang bertugas sebagai orang tua asuh kontingen Kalimantan Tengah selama berada di Manokwari.
Suasana penyambutan berlangsung penuh kehangatan dengan nuansa adat dan budaya Papua sebagai simbol penghormatan dan penerimaan tamu dalam budaya masyarakat Papua.
Usai prosesi penjemputan di Bandara, rombongan kontingen Kalimantan Tengah langsung bergerak menuju lokasi penampungan yang telah disiapkan oleh panitia dan pemerintah daerah.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak kontingen, Provinsi Kalimantan Tengah membawa sebanyak 222 peserta dan 32 official. Mereka hadir dengan kekuatan penuh dan siap mengikuti seluruh kategori perlombaan yang diselenggarakan dalam Pesparawi Nasional XIV di Kabupaten Manokwari.
Kedatangan kontingen Kalimantan Tengah dilakukan secara bertahap melalui beberapa jadwal penerbangan. Pada tahap kedatangan awal, sebanyak 41 orang, kemudian dilanjutkan dengan rombongan berikutnya, yaitu 56 orang pada 17 Juni, 2 orang pada 19 Juni, 16 orang pada 20 Juni 2026, 91 orang pada 21 Juni, 39 orang pada 23 Juni, serta 9 orang pada 24 Juni 2026.
Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, kontingen Kalimantan Tengah menyatakan kesiapan untuk memberikan penampilan terbaik serta berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV.
Kegiatan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari menjadi momentum mempererat persatuan, toleransi, dan kebersamaan antarumat melalui seni musik dan paduan suara gerejawi dari seluruh Indonesia.
Penulis : Rori Manibuy
Foto : Oktopianus Mandacan