Gubernur Papua Barat Kukuhkan Bunda Literasi, Dorong Penguatan Budaya Baca dan Literasi Masyarakat
Media Disarpus - Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat menyelenggarakan Pengukuhan Bunda Literasi dan Pemilihan Duta Baca Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Swiss-Belhotel Manokwari, Selasa (6/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, secara langsung mengukuhkan Ny. Juliana Mandacan, sebagai Bunda Literasi Provinsi Papua Barat, sekaligus Bunda PAUD Provinsi Papua Barat periode 2026–2029.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam memperkuat budaya gemar membaca, meningkatkan indeks literasi masyarakat, serta menghadirkan figur penggerak literasi yang mampu menjadi teladan bagi keluarga, sekolah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Menurutnya, masa kanak-kanak merupakan periode penting dalam pembentukan fisik, mental, karakter dan kemampuan anak.
“Anak-anak adalah investasi terbesar bagi masa depan Papua Barat,” ujar Dominggus saat mengukuhkan Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Papua Barat di Swiss-Belhotel Manokwari.
Gubernur juga menekankan bahwa gerakan literasi harus berjalan seiring dengan pembangunan pendidikan anak usia dini. Literasi, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai budaya membaca perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam memperkenalkan buku dan aktivitas membaca kepada anak, yang kemudian diperkuat melalui sekolah, perpustakaan dan komunitas.
“Budaya itu tumbuh dari rumah, ketika orang tua membacakan buku dan bercerita kepada anaknya, lalu diperkuat di sekolah, perpustakaan dan komunitas,” kata Gubernur.
Gubernur Papua Barat berharap keberadaan Bunda Literasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi penggerak nyata dalam membangun budaya membaca di tengah masyarakat.
Untuk itu, dukungan dari seluruh perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, masyarakat, sekolah dan komunitas literasi dinilai sangat penting agar gerakan literasi dapat menjangkau keluarga dan masyarakat hingga ke daerah-daerah.
Pemerintah Provinsi Papua Barat juga berkomitmen memberikan pendampingan terhadap gerakan PAUD dan literasi sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia Papua Barat.
Selain pengukuhan Bunda Literasi, kegiatan tersebut juga menjadi puncak rangkaian Pemilihan Duta Baca Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026.
Kegiatan pemilihan Duta Baca diselenggarakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat dan menumbuhkan budaya gemar membaca. Duta Baca diharapkan menjadi penggerak, motivator sekaligus mitra pemerintah dalam mengampanyekan pentingnya literasi di tengah arus informasi digital.
Sebanyak 7 orang finalis Duta Baca, yang merupakan perwakilan dari kabupaten se-Provinsi Papua Barat, mengikuti rangkaian tahapan pemilihan. Penilaian dilakukan oleh tim juri yang berasal dari unsur praktisi literasi, akademisi, psikologi serta perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat.
Pemilihan Duta Baca dan pengukuhan Bunda Literasi diharapkan mampu melahirkan figur-figur yang dapat menjadi ikon dan penggerak budaya membaca di Papua Barat.
Bunda Literasi diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam membangun minat baca sejak usia dini, sementara Duta Baca menjadi representasi generasi muda yang mampu mengajak masyarakat untuk mencintai buku, memperluas wawasan dan memanfaatkan informasi secara bijak.
Ketua Panitia, Dinovita Natalia Huwae, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pembudayaan Kegemaran Membaca, Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Barat dan jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat atas dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan perpustakaan, serta kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Apresiasi juga disampaikan kepada Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat, mitra kerja, media partner, serta seluruh panitia yang telah berpartisipasi dan bekerja keras dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini.
Dalam laporannya, Dinovita berharap seluruh masukan dan saran yang diterima selama pelaksanaan kegiatan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program literasi pada tahun-tahun mendatang.
Melalui pengukuhan Bunda Literasi dan Pemilihan Duta Baca Tahun 2026, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat berkomitmen untuk terus memperluas gerakan literasi dan pembudayaan kegemaran membaca sebagai bagian dari upaya mewujudkan Papua Barat yang cerdas, berpengetahuan dan berdaya saing.
Humas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Barat